elastisitas permintaan dan penawaran

             ELASTISITAS PERMINTAAN DAN                                   PENAWARAN

                    nama kelompok 2 :
-Ayunda haedaroh Nursyamsiah (43181340320050)
-Putri Ummi Humaeroh (43181340320024)
-fauzia nur(43181340320008)
-Siti fauzi (43181340320021)
-Wulan Purnama (43181340320053)
              Dosen Pengampu:
Bpk. Asep Jalaluddin . ST, MM.



KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas Ridhonya kami dapat menyelesaikan tugas 
Kami yang berjudul "elastisitas penawaran dan permintaan". Makalah ini disusun untuk memenuhi dan melengkapi tugas mata perkuliahan TEORI EKONOMI MIKRO yang dibimbing oleh Bapak Asep Jalaludin.
Kami menyadari dalam penulisan dan penyusunan ini banyak sekali kesalahan. Untuk itu kami mohon Maaf. Selanjutnya kami mohon kritik dan saran yang sifatnya  membangun agar kami dapat memperbaiki makalah berikutnya dengan baik. Oleh karena itu 
kami berharap Pula makalah ini dapat membantu para pembaca agar menambah wawasan dan bermanfaa, terkhususnya bagi kami. Sekian dari kami terima kasih atas perhatiannya. 
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ..................................................................................................................................1
DAFTAR ISI.................................................................................................................................................2
BAB 1 PENDAHULUAN ............................................................................................................................3
A. LATAR BELAKANG .........................................................................................................................3
B.RUMUSAN MASALAH ......................................................................................................................3
C. TUJUAN MASALAH..........................................................................................................................3
BAB II KONSEP ELASTISITAS ................................................................................................................4
A. PENGERTIAN ELASTISITAS...........................................................................................................4
B. ELASTISITAS PENAWARAN...........................................................................................................4
C. PENGERTAN ELASTISITAS PERMINTAAN .................................................................................6
D. CONTOH SOAL ELASTISITAS PENAWARAN DAN PERMINTAAN.........................................8
BAB III PENUTUP ....................................................................................................................................10
A. HASIL DISKUSI................................................................................................................................10
B. KESIMPULAN ..................................................................................................................................13
C. DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................................13

BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Salah satu pokok bahasan yang paling penting dari aplikasi ekonomi adalah konsep elastisitas. 
Pemahaman dari elastisitas harga dari permintaan dan penawaran membantu para ahli ekonomi 
untuk menjawab suatu pertanyaan, yakni apa yang akan terjadi terhadap permintaan dan 
penawaran, jika ada perubahan harga? Apa yang terjadi pada “keseimbangan harga” bila faktor-
faktor yang mempengaruhi kurva demand dan supply berubah? Dan beberapa besar pengaruhnya?
Secara umum, elastisitas adalah suatu pengertian yang menggambarkan derajat kepekaan atau 
respon dari jumlah barang yang diminta atau ditawarkan akibat perubahan faktor yang 
mempengaruhinya. Berlandaskan pada pemikiran itu maka kami membuat suatu tulisan yang 
berjudul “Konsep Elastisitas”. Dalam pembahasan ini akan diterangkan tentang konsep 
elastisitas beserta macam-macamnya.
B. Rumusan masalah
Adapun ada beberapa rumusan masalah yang akan dibahas dalam pembahasan makalah ini 
tentang elastisitas penawaran dan permintaan, sebagai berikut:
1. Bagaimana konsep elastisitas?
2. Apakah Pengertian elastisitas
3. Apakah Pengertian elastisitas penawaran dan elastisitas permintaan?
4. Bagaimana penjelasan rumus dalam elastisitas permintaan dan penawaran?
5. Apa saja jenis-jenis elastisitas penawaran dan elastisitas permintaan?
6. Sebutkan contoh-contoh elastisitas dalam kehidupan sehari-hari?
C. TUJUAN MASALAH
Bedasarkan rumusan masalah-masalah diatas, dengan di buatnya makalah ini kami berharap para 
pembaca dapat memahami hal-hal sebagai berikut:
1. Pembaca diharap dapat memahami tentang elastisitas penawaran dan permintaan
2. Pembaca diharap dapat memahami rumus-rumus dalam elastisitas penawaran dan permintaan
3. Pembaca diharap dapat memahami elastisitas penawaran permintaan dalam kehidupan sehari-
hari.

BAB II
KONSEP ELASTISITAS
A. PENGERTIAN ELASTISITAS 
Elastisitas adalah ukuran seberapa besar para pembeli dan penjual memberikan reaksi terhadap 
perubahan-perubahan kondisi yang terjadi di pasar. Selain itu, menurut Muhammad Firdaus, 
elastisitas dapat diartikan sebagai perubahan relatif jumlah barang yang diminta atau jumlah 
barang yang ditawarkan sebagai akibat perubahan dari salah satu faktor yang mempengaruhinya.
B. ELASTISITAS PENAWARAN
Elastisitas penawaran ialah derajat kepekaan penawaran suatu barang terhadap harga barang 
tersebut. Perubahan tersebut diukur dalam persentase yang menunjukkan seberapa besar 
perubahan jumlah penawaran akibat adanya perubahan harga. Elastisitas penawaran (elasticity of 
supply) juga bisa diartikan sebagai kelenturan penawaran terhadap perubahan harga.
 Hakikat Elastisitas Penawaran
Jumlah barang yang ditawarkan berbeda dengan jumlah barang yang diproduksi dalam jangka 
pendek. Alasannya adalah sebuah perusahaan yang memproduksi barang biasanya tidak 
langsung menawarkan semua produknya ke konsumen, tetapi sebagian produknya disimpan 
untuk dijual melalui reseller atau distributor atau dijual nanti.Kegiatan menyimpan barang 
disebut stok barang. Namun, jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang 
diproduksi dalam jangka panjang. Misalnya, harga sebuah barang naik 10% sehingga jumlah 
penawarannya naik 20%. Dengan demikian, koefisien elastisitas permintaannya adalah 20% : 
10% = 2.
Elastisitas penawaran dinyatakan dalam bilangan yang disebut koefisien elastisitas penawaran 
dengan notasi huruf Es. Nilai Es menunjukkan perbandingan antara jumlah barang yang 
ditawarkan dengan persentase perubahan harganya. Nilai dari Es dihitung berdasarkan formula 
berikut.
Es = (ΔQ/Q) / (ΔP/P)
ΔQ = perubahan jumlah barang yang ditawarkan (Q2 – Q1)
ΔP = perubahan harga barang yang ditawarkan (P2 – P1)
P = harga awal
Q = jumlah penawaran awal
Es = koefisien elastisitas penawaran

Jenis-Jenis Penawaran
a. Penawaran Elastisitas
Penawaran elastis terjadi ketika jumlah barang yang ditawarkan lebih besar dari perubahan harga. 
Harga yang berubah sebesar X% diikuti oleh perubahan penawaran yang lebih besar dari X%. 
Penawaran ini diperlihatkan dengan koefisien (Es) yang besarnya lebih dari 1 (Es > 1).
Perubahan harga berpengaruh cukup besar terhadap perubahan jumlah barang yang ditawarkan. 
Elastisitas secara matematis adalah %ΔQd > %ΔP. Penawaran yang elastis atau peka terhadap 
harga terjadi dalam kehidupan sehari-hari pada barang industri yang mudah ditambah atau 
dikurangi produksinya seperti barang mewah, yaitu mobil.
b. Penawaran Inelastis
Penawaran inelastis bernotasi E<1 yang terjadi ketika perubahan jumlah barang yang ditawarkan 
lebih kecil dari perubahan harga. Harga yang berubah sebesar X% diikuti dengan perubahan 
penawaran kurang dari X%. Secara matematis, penawaran inelastic dilambangkan 
menjadi %ΔQs < %ΔP.
Penawaran inelastis terjadi pada barang-barang hasil pertanian yang menjadi kebutuhan pokok 
seperti beras, gandum, dan lain-lain karena barang-barang tersebut tidak mudah untuk ditambah 
atau dikurangi produksinya dalam jangka pendek.
c. Penawaran Normal/Unitary
Penawaran normal (unitary) dengan notasi E = 1 biasa terjadi pada barang-barang kebutuhan 
sekunder seperti televisi dan kulkas. E = 1 artinya perubahan jumlah yang ditawarkan sama 
dengan perubahan harga.
Perubahan harga sebesar X% diikuti dengan perubahan penawaran sebesar X% pula. Tidak 
hanya pada barang-barang kebutuhan sekunder, penawaran ini juga dapat terjadi pada berbagai 
macam barang dan pada saat tertentu saja (secara kebetulan). Jenis penawaran ini terjadi kalau 
ada perubahan harga yang pengaruhnya sebanding dengan perubahan kuantitas barang yang 
ditawarkan.
Penawaran normal/unitary secara matematis adalah %ΔQd = %ΔP. Penawaran elastis uniter atau 
elastis proporsional ini sulit ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kemungkinan terjadinya 
sangat kecil, kalaupun terjadi sebenarnya kebetulan saja.
d. Penawaran Elastis Sempurna
Penawaran elastis sempurna adalah perubahan penawaran dalam bentuk persentase sebesar X% 
dan perubahan harga sebesar 0%. Artinya, saat harga tidak mengalami perubahan maka 
penawaran mengalami perubahan sebesar X%. Notasi penawaran elastis sempurna adalah E= ~ 
yang biasa terjadi pada barang-barang kebutuhan umum di semua negara seperti gandum dan 
minyak.
e. Penawaran Inelastis Sempurna
Penawaran inelastis sempurna biasa terjadi pada barang-barang kebutuhan utama yang 
menyangkut hajat hidup seperti tanah dan air minum. Notasi penawaran ini adalah E = 0. 
Penawaran ini terjadi apabila perubahan penawaran sebesar 0% (tidak ada), sedangkan 
persentase perubahan harga sebesar X.
Artinya, harga berubah sebesar X% tidak memengaruhi penawaran atau penawaran tidak 
berubah (0%). Jumlah yang ditawarkan tetap, meskipun ada perubahan harga sehingga 
penawaran ini sulit ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Elastisitas penawaran berhubungan dengan kegiatan ekonomi yang terjadi dalam masyarakat. 
Pembeli dan penjual saling berhubungan secara ekonomi sehingga terjadi elastisitas. Kegiatan 
ekonomi tidak terlepas dari permintaan dan penawaran sehingga elastisitas akan selalu ada.
C. PENGERTAN ELASTISITAS PERMINTAAN
Elastisitas permintaan (elasticity of demand) ialah derajat kepekaan dari perubahan jumlah 
permintaan barang terhadap perubahan harga. Perubahan harga sangat memengaruhi jumlah 
barang yang diminta.Semakin elastis suatu permintaan barang berarti jumlah barang yang 
diminta oleh konsumen semakin mudah berubah, entah naik atau turun. Elastisitas atau besar 
kecilnya perubahan dinyatakan dalam koefisien atau angka elastisitas dengan simbol E. Rumus 
elastisitas permintaan sebagai berikut.
Ed = △Q / △P x P / Q atau Ed = %△Q / %△P
Keterangan simbol:
ΔQ : besarnya perubahan jumlah permintaan (Q2 – Q1)
ΔP : besarnya perubahan harga (P2 – P1)
P : harga awal
Q : jumlah permintaan awald. Permintaan Elastis Sempurna (Tak Terhingga)

Elastisitas sempurna atau tak terhingga terjadi pada saat masyarakat sanggup membeli semua 
barang yang dijual dengan harga yang ditawarkan. Kenaikan harga sedikit saja akan membuat 
permintaan menjadi nol (0).
Contoh produk yang tergolong dalam permintaan elastis sempurna adalah barang atau jasa yang 
menjadi komoditas. Komoditas adalah barang atau jasa yang memiliki karakteristik dan fungsi 
yang sama, meskipun dijual oleh pedagang yang berbeda atau diproduksi oleh produsen yang 
berbeda.
Jenis-Jenis Elastisitas Permintaan
a. Permintaan Elastis
Permintaan suatu barang yang elastis dilambangkan dengan nilai E lebih dari 1. Jumlah barang 
yang diminta oleh masyarakat sangat dipengaruhi oleh murah atau mahalnya harga.
Contoh, harga sepeda motor turun sebesar 15% sehingga jumlah permintaan sepeda itu naik 
30% maka nilai elastisitas permintaannya adalah 2. Motor tergolong barang elastis karena nilai 
elastisitasnya lebih dari 1. Rincian perhitungannya adalah penurunan harga sebesar 1% 
menyebabkan peningkatan jumlah permintaan sebesar 2%.
Dapat disimpulkan, jumlah permintaan sepeda motor sangat dipengaruhi oleh harga yang 
ditawarkan oleh penjual. Penurunan harga pada barang-barang normal akan berakibat pada 
peningkatan jumlah permintaan.
b. Permintaan Inelastis
Permintaan suatu barang yang inelastis dilambangkan dengan nilai E kurang dari 1. Naik atau 
turunnya harga suatu barang tidak memengaruhi jumlah permintaan masyarakat.
Permintaan suatu barang bisa dikatakan inelastis jika jumlah barang yang diminta tidak berubah 
karena adanya perubahan harga. Barang dan jasa yang tidak memiliki substitusi atau pengganti 
tergolong kategori permintaan inelastis. Contoh, permintaan obat antibiotik merek tertentu 
tergolong inelastis karena tidak ada barang lain yang dapat menggantikannya.
Pasien yang membutuhkan antibiotik biasanya tetap membeli obat ini supaya cepat sembuh tidak 
peduli mahalnya harga obat ini. Jadi, semakin banyak barang substitusi untuk suatu barang maka 
permintaan barang tersebut semakin elastis. Permintaan inelastis identik dengan permintaan 
barang-barang kebutuhan pokok sehingga barangnya bersifat inelastis, meskipun konsumen 
mungkin tidak membutuhkannya. Contoh, permintaan garam bersifat inelastis bukan karena 
konsumen sangat membutuhkannya, tetapi harganya sangat murah dan tidak dipengaruhi oleh 
keadaan ekonomi apapun.

c. Permintaan Normal/Uniter
Elastisitas permintaan normal adalah persentase perubahan kuantitas permintaan sama dengan 
persentase perubahan harga. Elastisitas ini menjadi pembatas antara permintaan elastis dan tidak 
elastis (inelastis). Produk yang tergolong elastisitas uniter tidak dapat disebutkan secara spesifik.
d. Permintaan Elastis Sempurna (Tak Terhingga)
Elastisitas sempurna atau tak terhingga terjadi pada saat masyarakat sanggup membeli semua 
barang yang dijual dengan harga yang ditawarkan. Kenaikan harga sedikit saja akan membuat 
permintaan menjadi nol (0).
Contoh produk yang tergolong dalam permintaan elastis sempurna adalah barang atau jasa yang 
menjadi komoditas. Komoditas adalah barang atau jasa yang memiliki karakteristik dan fungsi 
yang sama, meskipun dijual oleh pedagang yang berbeda atau diproduksi oleh produsen yang 
berbeda.
e. Permintaan Inelastis Sempurna
Permintaan inelastis sempurna ialah perubahan harga tidak memengaruhi jumlah produk yang 
diminta. Kurvanya berbentuk vertikal, artinya berapa saja harga yang ditawarkan maka kuantitas 
produk barang atau jasa tidak berubah. Contoh produknya adalah tanah (harga akan naik terus, 
tetapi kuantitas yang tersedia tetap terbatas).

c. Permintaan Normal/Uniter
Elastisitas permintaan normal adalah persentase perubahan kuantitas permintaan sama dengan 
persentase perubahan harga. Elastisitas ini menjadi pembatas antara permintaan elastis dan tidak 
elastis (inelastis). Produk yang tergolong elastisitas uniter tidak dapat disebutkan secara spesifik.
d. Permintaan Elastis Sempurna (Tak Terhingga)
Elastisitas sempurna atau tak terhingga terjadi pada saat masyarakat sanggup membeli semua 
barang yang dijual dengan harga yang ditawarkan. Kenaikan harga sedikit saja akan membuat 
permintaan menjadi nol (0).
Contoh produk yang tergolong dalam permintaan elastis sempurna adalah barang atau jasa yang 
menjadi komoditas. Komoditas adalah barang atau jasa yang memiliki karakteristik dan fungsi 
yang sama, meskipun dijual oleh pedagang yang berbeda atau diproduksi oleh produsen yang 
berbeda.
e. Permintaan Inelastis Sempurna
Permintaan inelastis sempurna ialah perubahan harga tidak memengaruhi jumlah produk yang 
diminta. Kurvanya berbentuk vertikal, artinya berapa saja harga yang ditawarkan maka kuantitas 
produk barang atau jasa tidak berubah. Contoh produknya adalah tanah (harga akan naik terus, 
tetapi kuantitas yang tersedia tetap terbatas).
D. CONTOH SOAL ELASTISITAS
 PENAWARAN DAN PERMINTAAN

8. Cori
jelaskan kembali rumus yang persenan pada elastisitas?
Jawab :
9. Gebie
Tolong jelaskan kembali contoh tentang jenis-jenis elastisitas penawaran dan 
permintaan?
Jawab :
1. Permintaan/Penawaran Bersifat Elastis (E>1)
Persentase perubahan kuantitas permintaan > persentase perubahan harga sering 
terjadi pada produk yang mudah dicari barang penggantinya. Hal itu berarti 
barang tersebut sangat peka terhadap perubahan harga.
Contohnya: pakaian, makanan ringan, dan lain sebagainya. Ketika harganya naik, 
konsumen akan dengan mudah menemukan barang penggantinya. Bila 
digambarkan dalam bentuk kurva maka akan menjadi seperti ini:
2. Permintaan/Penawaran Bersifat Inelastis (E<1)
Persentase perubahan kuantitas permintaan < dari persentase perubahan harga 
biasanya terjadi pada produk kebutuhan sehari-hari. Misalnya, beras yang 
dibutuhkan mayoritas masyarakat Indonesia sebagai bahan pangan utama.
3. Permintaan/Penawaran Bersifat Unitary/Uniter (E=1)
Persentase perubahan kuantitas permintaan = persentase perubahan harga 
termasuk sifat yang dapat dikatakan sebagai pembatas antara permintaan elastis 
dan tidak elastis (inelastis). Contoh dari produk elastisitasnya uniter tidak dapat 
disebutkan secara spesifik.
4. Permintaan/Penawaran Bersifat Elastis Sempurna/Tak Terhingga (E= ~)
Elastisitas dikatakan tak terhingga bila pada suatu harga tertentu pasar sanggup 
membeli atau menjual semua barang yang ada di pasar. Namun, kenaikan harga 
sedikit saja akan menjatuhkan permintaan menjadi nol (0).
Contoh produk yang permintaanya bersifat elastis tak terhingga atau sempurna di 
antaranya barang atau jasa yang bersifat komoditi. Artinya, produk tersebut 
merupakan barang atau jasa yang memiliki karakteristik dan fungsi sama 
meskipun dijual di tempat yang berbeda atau diproduksi oleh produsen yang 
berbeda.
5. Permintaan/Penawaran Bersifat Inelastis Sempurna (E = 0)
Permintaan/pernawaran bersifat inelastis sempurna maksudnya ialah perubahan 
harga tidak memengaruhi jumlah produk yang diminta. Dengan begitu, kurvanya 
berbentuk vertikal yang memiliki arti berapapun harga yang ditawarkan, 
kuantitas produk barang atau jasa tetap tidak berubah.
Contoh produk yang permintaannya tidak elastis sempurna ialah tanah (meskipun 
harganya naik terus, kuantitas yang tersedia tetap terbatas), lukisan milik pelukis
yang telah meninggal (berapapun harga yang ditawar atas lukisan, dan lain 
sebagainya.
B. KESIMPULAN
Jadi dapat disimpulkan dari pembahasan diatas, elastisitas permintaan itu membahas tingkat 
kepekaan jumlah barang yang diminta akibat perubahan harga. Sementara itu, elastisitas 
penawaran menunjukkan tingkat kepekaan jumlah barang yang ditawarkan akibat perubahan 
harga.
C. DAFTAR PUSTAKA
 https://www.google.com/amp/s/www.simulasikredit.com/amp/apa-itu-elastisitas-
penawaran/
 https://www.quipper.com/id/blog/mapel/ekonomi/pengertian-elastisitas-permintaan-dan-
penawaran/amp/
 https://youtu.be/wvkCIYgB-Ow
 dinus.ac.id








Postingan populer dari blog ini

elastisitas permintaan dan penawaran